Penandatanganan Kerjasama dengan PTS Lain dan Berbagai Perusahaan

0
10

Sebagai upaya meningkatkan kualitas Tridharma Pergruruan Tinggi yang meliputi Pendidikan, Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, IST AKPRIND menandatangani kerjasama dengan Universitas Muhamadiyah Kudus dan berbagai unit usaha masyarakat, Jum’at (15/8) di Auditorium IST AKPRIND. Hadir pada penandatanganan Nota Kesepahaman bersama tersebut, Rektor Universitas, Rusnoto, SKM, Mkes (Epid) beserta para Wakil Rektor. Pada kesempatan tersebut turut hadir pula Prof. H. Lincolin Arsyad, M.Sc., Ph.D. Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.

Rektor IST AKPRIIND Yogyakarta, Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T., menyampaikan terimakasih atas kehadiran para pimpinan Universitas Muhammadiyah Kudus beserta Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dan para pengusaha dari Yogyakarta. Tercatat terdapat 13 pengusaha dari Yogyakarta turut hador dalam penandatanganan Nota Kesepahaman yang bertajuk “Penandatanganan Kerjasama antara IST AKPRIND dengan Universitas Muhammadiyah Kudus dan Perusahaan-perusahaan Nasional. Ke 13 perusahaan yang hadir antara lain Homeschooling Enterpreneur (HSE), PT. Edunesia Kinarya Utama, PT. TDW Kinarya Utama, CV. Gafiro Total Solusindo, PT. Folarium Innotek Indonesia, Kantor Jasa Akuntan (KJA) M Yudhika Elrifi, PT. Buana Lintas Media, CV. Zalac Food Indonesia, PT. Indmira, PT. Amanah Garment Internasional, PT. Dlingo Digital Media, Yayasan Edukasi Wakaf Indonesia (YEWI), CV. Technophoria Indonesia.

Pada kesempatan ini disampaikan oleh Agung Y Nugroho, S.T., dari PT. Indmira sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Suistainable Food Production mengemukaan bahwa pandemi Covid 19 memberikan pukulan yang telak bagi para pengusaha. Sehingga beberapa perusahaan harus merubah strategi agar mampu bertahan dan terus berkembang. Salah satu yang dilakukan olehnya adalah merubah target pasar. Dimana jika sebelumnya target pasrnya adalah ekspor, maka selema pandemi di alihkan ke pasar lokal dengan metode daring. Kerjasama antar perusahaan dan dengan Perguruan Tinggi sangat penting. Karena pengusahan juga membutuhkan inovasi, sementara disisi lain Perguruan Tinggi harus memiliki mitra pada dunia industri. Sehingga sinergi dan kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri akan mampu menjawab tantangan masa depan, pungkasnya. (tdj)